Kala mata terbuka di senja hari

Terasa ada langkah lambat

Bulir-bulir air nan suci

Dari sudut mata

Mengiringi sepi hati

Melepaskan cinta yang dicari

Gelisah ku dalam kebimbangan

Limbung aku mengiringi asa yang tak pasti

Berdiri tegak ditengah persimpangan

Tolehan demi tolehan

Terasa sia-sia

Hanya aku sendiri

Ku ulurkan tangan

Namun tak ada yang bersambut

Berteriak ku dalam kebisuan

Menjerit ku membungkam jiwa

Diam…

Terunduk…

Dan bersimpuh…

Berharap malaikat ku kan datang

Tunjukan jalan ku

Jalan terindah…

inne